KUSERAHKAN ... TUBUH, NYAWA,

JIWA MU

Yohanes 6:9

Hengky Chiok

 
Kata-kata dalam sebuah lagu mengatakan, "Ku serahkan pada Tuhan, tubuh, nyawa, jiwaku." Namun fakta hidup kita sering justru menyatakan kebalikkannya. Yang kita bawa kepada Tuhan bukan diri kita, namun diri orang lain.

Dalam kisah mujizat ini, Yesus memberi makan lebih dari lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan. Dalam Injil Matius kita mendapat indikasi bahwa para murid mencoba menghindar dari memberi makan kepada orang banyak itu (Matius 14:15). Yesus kemudian menegaskan bahwa mereka harus memberi orang banyak itu makan (Matius 14:16)

Pada saat Tuhan Yesus minta mereka menginventarisir apa yang mereka miliki, Injil Yohanes mengisahkan suatu peristiwa menarik. Para murid membawa lima roti dan dua ikan kepada Yesus; bukan milik mereka, namun milik seorang anak kecil.

Sering kali saat kita dipanggil untuk melayani, kita menyerahkan bukan diri kita, tapi orang lain. Pada saat kita melihat ada kebutuhan pelayanan, kita menyodorkan orang lain untuk mengisi kebutuhan tsb. Kita lebih cepat menunjuk orang lain daripada diri sendiri.

Tuhan memanggil setiap orang secara pribadi. Pada saat Tuhan memanggil kita, janganlah kita menyodorkan orang lain. Sebaliknya, marilah kita menyerahkan diri kita kepada Tuhan dan mengijinkan Tuhan memakai diri kita sedemikian rupa untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Serahkan diri sendiri, bukan orang lain.

 

© 2005 First Indonesian Baptist Church Monrovia